Perdanayudha's Blog

Just another WordPress.com weblog

malin kundang

pada April 5, 2012

Dahulu kala hiduplah seorang pemuda bernama Malin Kundang.

Malin Kundang tinggal bersama ibunya, bapaknya sudah lama merantau dan belum kembali pulang. Pada suatu hari Malin Kundang ingin sekali merantau, karena ia melihat seseorang yang telah kembali merantau menjadi orang kaya.Teringat dengan masalah ekonomi yg diderita Malin Kundang dan ibunya, Malin Kundang ingin merubah kehidupan dirinya dan ibunya. Diapun meminta izin pada ibunya,

Dan akhirnya diizinkan malin untuk merantau, Pagi hari Malin Kundang bersiap siap untuk berangkat merantau.malin pun meminta izin kepada ibunya. Ibu aku pamit bu… pamit Malin Kundang
Nak.. hati hati nak, ibu akan selalu mendoakan mu nak, doa ibu bersama mu nak. Jangan lupakan ibumu ini nak “pesan sang ibu kapal Malin Kundang pun berangkat.Dengan hati sedih sang ibu melepas kepergian anaknya. Diperantauan Malin Kundang bertemu dengan saudagar kaya. Malin Kundang jatuh cinta dengan anak gadis saudagar kaya tersebut. Akhirnya Malin Kundang pun menikahi gadis tersebut.Lama kelamaan ia lupa pada ibunya.Suatu hari Malin Kundang ditugaskan berdagang di kampung halamannya.Dia pun berangkat bersama istrinya.Kedatangan Malin Kundang dilihat oleh teman Malin Kundang dahulu sebelum merantau, taman Malin Kundang tersebut memberi tahu kepada ibu Malin Kundang bahwa malin Kundang sudah pulang dan bersama istrinya.

Ibunya mendatangi Malin Kundang.  Dan berkata Oh anakku akhirnya kau kembali dan membawakan ibu seorang menantu kata sang ibu.
Siapa kamu, aku tidak mengenalimu ?kata Malin Kundang
Aku ini ibumu nak, kau tak ingat. Ibu yang telah melahirkanmu.”jawab sang ibu
 Ibuku sudah meninggal, jadi aku tidak mempunyai ibu !”kata Malin Kundang
Siapa ini Malin ?Apakah ini ibumu ? tanya istri Malin Kundang Bukan siapa siapa.Ini orang gila yg mengaku ngaku sebagai ibuku!” jelas Malin pada istrinya
Malin Kundang dan istrinya pun meninggalkan sang ibu.
Sang ibu pun berdoa.
“Ya tuhan, anakku telah durhaka pada ku kutuklah dia menjadi batu !’
Dan akhirnya Malin Kundang dan istrinya dikutuk menjadi batu.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: